DASAR KESEHATAN LINKUNGAN

KONSEP DASAR KESEHATAN LINGKUNGAN

PENGERTIAN KESEHATAN LINGKUNGAN
• Kesehatan lingkungan merupakan suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dengan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. (HAKLI)
• Menurut (WHO, 2005) Kesehatan lingkungan merupakan suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dengan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia

Ruang lingkup kesehatan lingkungan ada 17 (WHO) a.l. :
• Lingkungan
• Perumahan sehat
• Sumber air bersih
• Sistem pembuangan sampah
• Sistem pembuangan kotoran rumah tangga
• Hewan peliharaan
• Pengelolaan tinja
• Sanitasi makanan dan minuman

Karakteristik Lingkungan
• Lingkungan fisik : air, udara, tanah, iklim, geografis, perumahan, pangan, panas, radiasi.
• Lingkungan kimia : zat-zat kimia
• Lingkungan sosial : Status sosial, agama, adat istiadat, organisasi sosial politik.
• Lingkungan Biologis : mikroorganisme, serangga, binatang, dan tumbuh-tumbuhan.

Sasaran kesehatan lingkungan
• Tempat umum: hotel, terminal, pasar, pertokoan, dan usaha-usaha sejenis
• Lingkungan pemukiman : rumah tinggal, asrama, dan pemukiman yg sejenis
• Lingkungan kerja : perkantoran, kawasan industri, dan kawasan sejenis
• Angkutan umum : kederaan darat, laut, dan udara yang digunakan untuk umum
• Lingkungan keadaan darurat, bencana dll.

Perumahan
• Rumah adalah salah satu persyaratan pokok bagi kehidupan manusia. Atau tempat tinggal manusia dari zaman ke zaman mengalami perkembangan. Pada zaman purba, manusia tinggal di gua-gua, di hutan dibawah pohon, sampai abad modern manusia sdh mendirikan rmh bertingkat dan peralatan modern.

Perumahan sehat
• Secara umum rumah dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sbb :
• Memenuhi kebutuhan fisiologis, yi pencahayaan, penghawaan, ruang gerak yang cukup, terhindar dari kebisingan
• Memenuhi kebutuhan psikologis, yi privaci yang cukup, komunikasi yg sehatantar anggota keluarga danpenghuni rumah.
• Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antara penghuni rumah dengan penyediaan air bersih, pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga, bebas dari vektor penyakit dan tikus, kepadatan yang tidak berlebihan, cukup sinar matahari, terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran.
• Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan, baik yg timbul karena keadaan luar maupun dalam rumah antara lain konstruksi yg tidak mudah roboh, tdk mudah terbakar, tidak mudah penghuninya tergelincir.

Syarat-syarat bangunan rumah sehat
• Bahan bangunan, lantai : ubin atau semen
• Dinding : tembok
• Atap : genteng
• Tiang yang kuat
• Ventilasi cukup untuk pertukaran udara
• Mendapat cahaya yg cukup
• Luas bangunan, hrs disesuaikan dgn jlh penghuninya. Min 2,5-3m utk tiap orang.

Fasilitas yang ada di dalam rumah dikatakan sehat
• Penyediaan air bersih yg cukup
• Pembuangan tinja
• Pembuangan air limbah
• Pembuangan sampah
• Fasilitas dapur
• Ruang berkumpul keluarga
• Gudang tempat penyimpanan barang
• Kandang ternak diluar rmh bila perlu

Indikator lingkungan rumah tangga sehat.
• Ketersediaan air bersih
• Ketersediaan jamban
• Kesesuaian luas lantai dgn jumlah penghuni
• Lantai rumah tidak tanah
• Terkait faktor perilaku
• Keterjangkaun jaminan pemeliharaan kesehatan.

Penyediaan air bersih
• Air adalah sangat penting bagi kehidupan manusia. Manusia lebih cepat meninggal karena kekurangan air dari pada kekurangan makanan. Tubuh orang dewasa terdiri dari 70 % air. Menurut WHO, di negara maju tiap orang memerlukan air antara 60-120 liter perhari. Negara berkembang termasuk Indonesia memerlukan air antara 30-60 l/hr

Air bersih
• Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yg kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Sedangkan air minum adalah air yg kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.

Syarat kualitas air bersih
• Syarat fisik : tdk berbau, tdk berasa, tdk berwarna
• Syarat kimia : kadar besi maks 0,3 mg/l, kesadahan mak 500 mg/l
• Syarat mikrobiologis/ bakteriologis : pada pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E.Coli, maka air tsbt sdh memenuhi syarat kesehatan.

Sumber air minum
• Air hujan tapi tdk mengandung kalsium
• Air sungai
• Air danau
• Mata air berasal dari tanah
• Air sumur dangkal
• Air sumur dalam

Pengolahan air minum secara sederhana :
• Pengolahan secara alamiah
• Pengolahan air dengan menyaring
• Pengolahan air dengan menambahkan zat kimia
• Pengolahan air dgn mengalirkan udara
• Pengolahan air dengan memanaskan sampai mendidih

Pengolahan air minum untuk umum :
• Penampungan air hujan
• Poengolahan air sungai
• Pengolahan mata air
• Pengolahan air utk rumah tangga dari air sumur dan air hujan.

SAMPAH
• Sampah adalah sesuatu bahan atau benda padat yang sudah tidak digunakan lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah digunakan dalam suatu kegiuatan manusia dan dibuang.
• Menurut para ahli membuat batasan bahwa sanpah adalah sesuatu yang tsk digunakan, tidak dipakai, tidak disenangai, sesuatu yg dibuang yg berasal dari kegiatan manusia.

Pembuangan sampah
Tehnik pengelolaan sampah yg baik harus memperhatikan faktor-faktor atau unsur-unsur sebagai berikut :
1. Penimbunan sampah : faktor-faktor yg memengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatannya, tkt aktivitas, pola kehidupan atau tkt sosial ekonomi, letak geografis, iklim, musim, dan kemajuan teknologi.
2. Penyipanan sampah
3. Pengumpulan,
pengolahan, dan
pemanfaatan kembali
4. Pengangkutan.
5. Pembuangan.

Sumber-sumber sampah
• Sampah yg berasal dari pemukiman
• Sampah yg berasal dari tempat umum
• Sampah berasal dari perkantoran
• Sampah berasal dari jalan raya
• Sampah berasal dari industri
• Sampah berasal dari pertanian/perkebunan
• Sampah berasal dari pertambangan
• Sampah berasal dari peternakan /perikanan

Jenis-jenis sampah
• Jenis sampah meliputi sampah padat, sampah cair, sampah dlm bentuk gas.
• Sampah padat dibagi menjadi 3 jenis yi :
1. Berdasarkan zat kimia disebut sampah an organik dan sampah organik
2. Berdasarkan dapat tidaknya dibakar ( dapat dibakar dan tdk dpt dibakar
3. Berdasakan karakteristi sampah Yi:

Berdasarkan karakteristik sampah
1. Garbage : jenis sampah mudah busuk
2. Rabish sampah berasal dari perkantoran, ada yg mudah dibakar dan ada yg tdk dpt dibakar.
3. Ashes (abu) sisa pembakanan dari bahan yg mudah dibakar termasuk abu rokok
4. Sampah jalanan : sampah dari pembersihan jalan, tdd campuran segala macam sampah
5. Sampah industri berasal dari sisa industri
6. Bangkai binatang : bangkai binatang yg mati karena alam, ditabrak kendaraan, atau dibuang orang.
7. Bangkai kendaraan : banhkai mobil, sepewda, sepeda motor.
8. Sampah pembangunan : berupa puing-puing, potongan kayu, besi beton, bambu dsb.

Pengelolaan sampah
• Pengelolaan sampah adalah meliputi :
– pengumpulan sampah
– Pengangkutan sampah
– sampai pemusnahan sampah.

Cara pengelolaan sampah
1. Pengumpulan dan pengangkutan sampah :
keluarga mengumpulkan sampah di tempat khusus. Dari tempat pengumpulan sampah diangkut ke TPS, kemudian diangkut ke TPA.
2. Pemusnahan dan pengelolaan sampah spt :
– di tanam
– dibakar
– dijadikan pupuk (kompos)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s